Anda di sini: Home // Blog // Media Massa Pemilu 2014

Media Massa Pemilu 2014

media-massa-pemilu-2014

Jelang Pemilihan umum 2014 ini baik saat pemilihan calon legislatif dan calon presiden saat ini anda pasti memperhatikan bagaimana geliat kampanye dan hingar-bingar promosi calon di media massa. Media massa merupakan salah satu media komunikasi yang efektif saat ini terutama saat pemilihan umum karena jangkauan dan pengaruhnya yang luar biasa. Perkembangan media massa dimulai dari suatu bentuk komunikasi yakni komunikasi massa. Definisi komunikasi massa menurut Janowitz adalah komunikasi massa terdiri atas lembaga dan teknik dari kelompok tertentu yang menggunakan alat teknologi ( Pers, televisi, radio, film, Dll) untuk menyebarkan konten simbolis kepada khalayak yang besar, heterogen dan sangat tersebar. Definisi komunikasi massa paling sederhana dikemukakan oleh Bittner yaitu Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.

Dari beberapa pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi massa adalah komunikasi yang disampaikan melalui media secara teknis yakni teknologi komunikasi kepada khalayak luas yang anonim dan heterogen dan memiliki dampak yang sangat besar. Sama hal nya dengan media massa, media massa merupakan media penyampaian komunikasi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi secara massal dan menyebar kepada masyarakat secara luas.

Media massa merupakan organisasi-organisasi yang menyalurkan pesan-pesan yang mencerminkan budaya masyarakat dan memberikan informasi kepada khalayak luas.
Media massa adalah alat-alat dalam komunikasi yang bisa menyebarkan pesan secara serempak, kelebihan media massa dibanding dengan jenis komunikasi lain adalah bisa mengatasi hambatan ruang dan waktu. Media massa mampu menyebarkan pesan hampir seketika waktu yang tak terbatas. Media massa sebagai alat utama dalam menyampaikan pesan kepada khalayaknya sangat membutuhkan bantuan peralatan teknis, peralatan teknis yang dimaksud bisa berarti pemanacar atau media elektronik. Tentu media massa saat ini menjadi alat politik bagi setiap pihak yang terlibat di dalam nya, seperti yang terlihat belakangan ini karena adanya kepentingan para pemilik media yang saat ini terlibat aktif dalam Pemilu. Fenomena ini menjadi ancaman buat netralitas pemberitaan yang disajikan untuk dikonsumsi publik.

Seperti yang dilihat belakangan ini bagaimana televisi-televisi dan media-media yang pro terhadap jokowi saling berperang dalam pemberitaan dengan media-media yang pro terhadap prabowo. Seperti Metro TV yang Pro-jokowi yang dimiliki oleh ketua umum partai Nasdem Surya Paloh dengan Pemilik TVOne Aburizal bakrie ketua umum partai Golkar dengan pemilik MNC Hary tanoesudibjo yang mendukung Prabowo. Hal ini menjadi realita yang tak sehat dalam konten pesan dalam media massa yang seharusnya memiliki konten “Cover both side” dimana seharusnya media memberitakan secara berimbang apa realitas yang ada dalam politik dan menambah wawasan pemilih dalam memilih tetapi malah saling menjatuhkan satu-sama lain. Selain itu aspek secara penyiaran media massa pun dilanggar oleh media-media massa yang saling ‘berperang’ satu sama lain ini, Penyiaran itu merupakan sebuah media yang menggunakan frekuensi. Dalam konteks ITU (International Telecomunication Union) (frekuensi) itu dinyatakan sebagai milik publik. Dan tidak boleh dimiliki oleh siapapun. Dan itu dikelola oleh negara. Dan siapapun yang menggunakan frekuensi itu harus atas izin negara, sehingga publik berhak mendapatkan apa yang seharus nya mereka terima yaitu informasi-informasi yang membantu mereka memilih dengan referensi yang jelas bukan kampanye negatif bahkan kampanye hitam melalui media massa.

Tidak hanya melalui media massa penyiaran, tetapi melalui media baru (New Media) yakni internet maupun media cetak pertarungan antar kandidat yang kurang baik dan dapat memicu konflik ini harus segera diakhiri, diharapkan audiens yang menikmati media massa ikut aktif melaporkan kepada Komisi Penyiaran (KPI) atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Konten yang ada dalam kampanye media massa yang dianggap negatif, juga peran serta audiens yakni masyarakat yang bisa memberikan kritik kepada media massa juga merupakan Hak yang dimiliki guna kita sebagai penerima informasi mendapatkan informasi yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Dengan demikian mari kita sama-sama secara cerdas menanggapi dan memaknai informasi yang ada di media massa dan penyaluran informasi yang lebih baik !

Terkait:

Pasangan Capres 2014 Jokowi Vs Prabowo Analisis pesan sang pemimpin Pemilu atau pemilihan umum. komunikasi non-verbal yang disampaikan melalui media atas perilaku seseorang Analisis gestur atau. di-interpretasikan memiliki keyakinan untuk menang dalam pemilu kali ini Selain itu juga gestur.

Ketua Parpol KMP beriringan menuju lokasi pelantikan Jokowi-JK Hari Senin 20 10 2014 di Gedung. tidak berkumpul dengan kelompok Koalisi Merah Putih ini Seluruh awak media juga memberondongi. ketua KMP tersebut melumerkan situasi politik yang membara setelah Pemilu Presiden 2014 yang lau.

Kampanye Unik Caleg 2014 Pemilihan Legislatif segera dilaksanakan Kampanye Calon Legislatif Caleg. menggunakan selebaran untuk media kampanye berbeda dengan Asriati Nadjamuddin Caleg DPR Dapil. caleg Asriati yang ditemui liputan6.com Rabu 5 2 2014 mengaku ide pembuatan dan penggunaan komik

Simpatik Media Pratama Advertising Comm SIMPATIK MEDIA PRATAMA biro iklan terpercaya perwakilan. surabaya menerima jasa iklan semua media massa elektronik di berbagai daerah indonesia,dan promosi.

Debat Capres 1 Apakah anda sudah menyaksikan debat capres ke-1 pada tanggal 9 Juni 2014 Dari debat. debat hingga masing masing Capres Cawapres 2014 ini Tema yang dibahas pada debat Capres Cawapres. pada tanggal 9 Juni 2014 yaitu mengenai Pembangunan Demokrasi Pemerintahan yang Bersih dan.

masyarakat Indonesia melewati pameran Indonesia Cellular Show 2014 di Jakarta Untuk awalnya Xiaomi. konsumen customer experience teratas melewati beberapa pernyataan media sosial call center dan. pembelian produk Redmi 1S dari 27 Agustus 3 September 2014 Pembeli yang telah mendaftar dapat.

Rencananya acara tersebut akan diselenggarakan 25 April mendatang di The Media Hotel Towers Lantai. bikini tersebut ramai dipromosikan melalui media sosial dan forum online terutama promosi gencar. Party bikin pool tahun 2014 Ternyata event seperti ini bukan hal yang baru pertama kali.

penerbangan perdananya usai melihat peliputan pada media massa kalau Pemda Provinsi Jabar lagi.

mengatakan bahwa lebih dari 110 ribu pengguna media sosial dalam dua hari menjadi korban dari. dan kita lihat di media sosial Facebook akhir-akhir ini Jika salah satu dari teman-teman anda di. kali pada Juni 2014 Perusahaan keamanan BiDefender juga mengeluarkan peringatan tentang penipuan.

beritanya di media massa.Pertengahan September terdengar kabar kalau Norman yang dahulu dipuja Jakarta Kamis 25 9 2014 Selanjutnya manfaat Norman mengerjakan bisnisnya tersebut saya memprediksi.



Peringatan! Pemasangan iklan baris di situs ini gratis (tidak dipungut biaya). Dan semua akibat yang ditimbulkan oleh iklan yang terdapat pada situs PeLapaK.com ini diluar tanggungjawab pengelola situs. Waspadalah pada setiap kemungkinan.

Tinggalkan komentar untuk

Media Massa Pemilu 2014

«
»
Copyright © 2011 PeLapaK Iklan Baris Gratis. All rights reserved.
Tulisan tentang Media Massa Pemilu 2014.